Tugas Seorang Muslim: Dakwah
Berbicara mengenai
dakwah, mungkin sebagian orang menganggap bahwa dakwah merupakan suatu hal yang
ekstrim. Dakwah identik dengan ceramah-ceramah para tetua di kalangan seperti
ajengan atau sejenisnya. Banyak pula yang mungkin memandang bahwa dakwah
merupakan cara menyebarkan Islam yang bersifat kuno, tidak cocok dengan masa
sekarang. Itu yang beranggapan bahwa dakwah hanya sebatas ceramah dan sejenisnya.
Padahal sebenarnya dakwah
tidaklah semuanya seperti itu. Mungkin memang untuk beberapa lini, dakwah itu
dengan ceramah-ceramah atau sejenisnya. Namun masa sekarang karena perkembangan
teknologi yang sudah canggih dan masyarakat yang memiliki beberapa pandangan
yang berbeda mengenai dakwah, maka dakwah tidak hanya cukup dengan itu. Banyak
cara-cara dakwah yang dapat dilakukan.
Makna dakwah sendiri secara bahasa yaitu mengajak. Dapat diartikan bahwa dakwah merupakan suatu cara untuk mengajak ataupun mengingatkan saudara-saudara kita untuk tetap dalam kebaikan. Inti dari dakwah itu sendiri pun yaitu amar ma’ruf nahyi munkar. Mengajak kepada kebenaran dan mencegah kemungkaran.
Banyak yang
bertanya-tanya, sebenarnya apa pentingnya kita berdakwah? Salah satu pentingnya
kita berdakwah yaitu sebagai syarat muslim. Seperti yang tercantum dalam
Al-qur’an, yaitu sebagai berikut:
قل هذ ه سبيلي
ادعواالاالله علئ بصيرة انا ومن اتبعنئ و سبحان الله وما انا من المشركين
“Katakanlah: “Inilah jalan (agama)-ku, aku dan orang-orang yang
mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata. Maha Suci
Allah, dan aku tiada termasuk orang-orang musyrik.””
Sebagai seorang muslim,
wajib bagi kita untuk mengingatkan saudaranya dan mengajak kepada kebaikan. Merupakan
tugas saudaranya ketika seseorang berada pada jalan kesesatan. Apakah tugas
itu? Ya tak lain adalah mengajaknya pada kebaikan. Tidak baik jika hanya diam
tak mengingatkan saudaranya. Bahkan bisa jadi kita mendapatkan dosa ketika
saudara kita melakukan keburukan dan kita tidak mengingatkannya.
Sungguh
dakwah adalah tugas mulia yang sulit untuk dilakukan. Selalu banyak rintangan
ketika melakukannya. Buah manis yang didapat ketika kita bisa mengajak saudara
kita kepada kebaikan dengan jalan dakwah.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar